Komputasi antara Eksperimen dan Teori

Secara umum, dalam ilmu pengetahuan alam yang telah dipelajari, kita mencoba untuk menginterpretasikan suatu fenomena di alam dan kehidupan sehari-hari dengan membuat suatu model. Dengan menggunakan model ini, kita bisa melakukan suatu prediksi untuk menentukan hal yang terjadi di waktu mendatang atau suatu hal yang baru yang ada dikehidupan. Misalnya dalam kehidupan sehari-hari, kita memprediksi posisi suatu meja yang kita dorong dengan gaya yang cukup besar maka kita bisa membayangkan seberapa jauh meja tersebut akan berpindah tempat. Maka secara scientific kita bisa memodelkan fenomena tersebut dengan hukum II Newton.  Bahkan lebih dari itu, suatu program yang kita buat untuk menghitung gerak dari bola baseball yang dipengaruhi resistansi udara merupakan bentuk dari scientific model juga.

Dalam pendefinisian suatu model secara fisis, kita akan masuk ke dalam dunia Theoretical Physics atau fisika teori.  Pada fisika teori ini, kita akan menemui berbagai macam rumus, ketetapan dan teori-teori yang menjelaskan suatu sistem bekerja.  Di bagian ini pula  menjelaskan bagaimana suatu fenomena bisa dimodelkan.

Berikutnya, kita akan berusaha untuk membandingkan model yang kita peroleh secara teori dengan kenyataan di alam. Pada bagian inilah kita akan melakukan suatu pengamatan melalui kegiatan eksperimen. Maka, kita akan mengenal dengan Experimental Physics atau kita kenal dengan Fisika Eksperimen yang bertujuan untuk membuktikan apakah konsep teori yang telah dimodelkan sesuai dengan kenyataan.

Di bagian ketiga, kita akan mencoba menarik suatu garisbagaimana Fisika Komputasi ada diantara Fisika Teori dengan Fisika Eksperimen. Apa yang akan kita akan menemukan di antara keduanya? Pertama suatu model yang kita peroleh dari Fisika Teori dan suatu visualisasi atau gambaran dari Fisika Eksperimen. Kemudian mari kita atur suatu laboratorium fisika yang berisikan banyak komputer. Sebagai seorang di bidang fisika apa yang akan kita kerjakan di dalam laboratorium tersebut?

Sekarang mari kita berpikir dengan komputer yang ada apa saja yang bisa kita lakukan. Pertama, komputer akan berperan penting dalam sains. Benar, kita membutuhkan komputer untuk melakukan penghitungan, memanfaatkan Microsoft excel untuk menghitung data hasil eksperimen. Kemudian dengan microsoft excel kita berharap bisa melakukan visualisasi data untuk menghasilkan suatu kesimpulan. Kemudian hal apa yang bisa kta lakukan dengan komputer yang ada?

Berikutnya, mari kita coba untuk bereksperimen dengan membuat model dari pendekatan teori. Lalu model tersebut kita implementasikan dalam rumus excel. Berikutnya kita akan memberikan suatu nilai dari variabel. Maka kita akan mendapatkan suatu hasil dari perhitungan yang telah kita lakukan. Mari kita pahami, rumus excel yang telah kita buat merupakan program kecil yang dibuat untuk memerintahkan komputer untuk menghitung variabel yang kita inputkan dan kita akan mendapatkan suatu nilai output. Sehingga kita bisa mengatakan bahwa program tersebut adalah suatu model yang menghasilkan data dari variabel yang kita inputkan. Proses tersebut kita sebut dengan komputasi, yaitu proses menghitung dengan pendekatan secara scientific menggunakan komputer.

Pada artikel berikutnya, kita akan membahas secara mendetail mengenai Fisika komputasi itu sendiri dan bagaimana serunya masuk ke dalam dunia komputasi. Tunggu ya…

Nerd in UX mix Physics. Cat maniac

 

2 Responses

  1. Adimas Ramadhan berkata:

    Saya masih newbie (baru 1-2 pesan yg lalu) tapi tertarik dengan bahasa pemograman maupun komputasi fisika, ada kah saran untuk expert? Bagaimana caranya?

    • Arin Siska berkata:

      Hi Adimas, nice to know you.
      untuk memperdalami Komputasi Fisika, maka kita akan belajar 2 hal yaitu teknik komputasi-masalah fisis fisika dan tools pemrograman. Buku yang bagus untuk belajar fisika komputasi bisa pake bukunya Nicholas J. Giordano judulnya Computational Physics. Kalo bahasa pemrograman banyak tutorialnya, saya sarankan untuk menggunakan matlab atau python. Bahasa pemrograman lain yang bisa dipelajari misalnya C/C++ atau Fortran. 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *